Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 November 2011

Pertanyaan yang Perlu Anda Jawab Sebelum Nikah


Setelah beberapa lama menjalin asmara dengan pasangan, Anda berpikir ingin menikah. Namun apakah Anda sudah siap? Coba jawab empat pertanyaan ini. 

Senin, 31 Oktober 2011

11 Ramalan Masa Depan yang Belum Terjadi


1. Kehidupan Masa Depan

SUKA nonton film fiksi ilmiah tentang kehidupan masa depan? Jika iya, Anda pasti melihat gambaran masa depan yang hampir sama: mobil terbang bersliweran dan robot di mana-mana.

20 Sifat yang Menghancurkan Diri Sendiri


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZe6DnviYgm-u2sqYN6_Tynumvfg9w7zhjI1oY_PXoQK9CDqXpV1pW6TloWxwpy67snJl_a0BW4KT6y0VGNtOwhapVVlRd63yObMhlGS1L-Bim5bs0mdQYDEa7Dqht3P6Rgp03043Wtsg/s320/Hangman-6.png
Dari buku Personality Plus, bisa disimpulkan kira-kira ada 20 sifat yang bisa menghancurkan diri sendiri, yaitu:

1. Bashful
Sering menghindari perhatian karena malu

2. Unforgiving
Sulit melupakan sakit hati atas ketidakadilan yang dialami, biasa mendendam

Sabtu, 22 Oktober 2011

Azab Bagi Orang Yang Meninggalkan Shalat ( Agan Dah Shalat Blum ?? )



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0uiNvta6xeuIL4JgdlWR66lfQdO6ZgTDQoMQKZ9GgphMkmWs0N5zyfUQ_EsrrqaRDMqZwMO2xz87P6lKgvjk2Hd4LkCNIDerPBlAZBGxCY57PqB9C6NDG-QLLDEG9a6MCVk6kVSyEEkI/s1600/kz4o8ce3.jpg

Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu

1. Shalat Subuh : satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.

2. Shalat Zuhur : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.
 

Kamis, 20 Oktober 2011

Nasehat Warren Buffett, Salah Satu Orang Terkaya di Dunia


Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajaman pikirannya amat luar biasa sehingga ia diibaratkan sebagai perpaduan antara fisikawan Einstein, seniman Picasso dan raja kaya raya pencipta koin emas Croesus, dalam satu tubuh.

Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC. Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya :

Rabu, 19 Oktober 2011

Pahami ini, Kekayaan, Kesuksesan Atau Cinta?


Suatu ketika, ada seorang perempuan yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang laki-laki berjanggut yang duduk di halaman depan. Perempuan itu tidak mengenal mereka semua. Perempuan itu berkata: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut. Laki-laki berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang? Perempuan itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar. "Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk.

Ini Dia Ramalan Asmara, Nasib & Peruntungan Cinta di Tahun 2011


Jika tahun lalu ada yang menemukan cinta yang baru dan ada pula yang putus cinta, bagaimana dengan peruntungan cinta tahun ini? Intip peruntungan cinta masing-masing zodiak di tahun 2011 nanti. 

Minggu, 09 Oktober 2011

SUBHANALLAH!! Hafalan Alquran Dapat Mencegah Berbagai Penyakit [Must read]



Oleh Abduldaem Al-Kaheel

Sebuah kajian baru membuktikan bahwa semakin banyak hafalan seseorang terhadap Al-Qur’an Al-Karim, maka semakin baik pula kesehatan. Dr. Shalih bin Ibrahim Ash-Shani’, guru besar psikologi di Universitas Al-Imam bin Saud Al-Islamiyyah, Riyadh, meneliti dua kelompok responden, yaitu mahasiswa/i Universitas King Abdul Abdul Aziz yang jumlahnya 170 responden, dan kelompok mahasis Al-Imam Asy-Syathibi yang juga berjumlah 170 responden.

Jumat, 30 September 2011

Demi Menghemat Biaya, Pelajar Ini Berlari 30 km Setiap Harinya


wpid yan mingqiang idbite 220 Demi Menghemat Biaya , Seorang Pelajar SMA di Cina Berlari 30 km Setiap Harinya
Besarnya rasa pengorbanan yang dimiliki oleh seorang pelajar SMA di Cina ini memang rasanya sangat pantas ditiru dan dijadikan inspirasi oleh para pelajar kita.
Ketika akhir-akhir ini ramai berita mengenai sebagian pelajar kita yang sibuk dengan tawuran, seorang siswa SMA berumur 19 tahun di Cina terus bertahan sekolah meskipun harus berlari 30 km sehari untuk menghemat biaya perjalanan sebesar 9 yuan (12 ribu rupiah). Dan kegiatan itu rutin ia lakukan selama 2 tahun!

Selasa, 20 September 2011

Pengorbanan seorang PRIA yang kadang tidak diketahui WANITA



1. Seorang anak laki - laki, dengan uang jajan seadanya.. diberi orang tua nya agar bisa makan di kantin sekolah, atau ongkos transportasi ke sekolah..

kalian merasa dia akan menggunakan semua uang jajannya?
 

Selasa, 06 September 2011

Tragis! Peraih Emas Balap Sepeda Ini Jadi Penarik Becak


Dipuja ketika masih berjaya, ditelantarkan saat sudah tidak berdaya. Barangkali itulah gambaran nasib sebagian mantan atlet nasional yang pernah mengharumkan nama bangsa dan negara saat ini.
Cerita sedih dan memilukan itu juga menimpa salah satu atlet balap sepeda nasional asal Surabaya, Jawa Timur, bernama Suharto. Dia kini berprofesi sebagai penarik (tukang) becak.
Siapa sangka, mantan pebalap yang kini berusia 59 tahun itu pernah merebut medali emas pada SEA Games 1979 di Malaysia untuk nomor "Team Time Trial" jarak 100 kilometer. Bersama tiga rekannya saat itu, yakni Sutiono, Munawar Saleh, dan Dasrizal, tim balap sepeda Indonesia mampu mempecundangi pesaingnya dari Malaysia dan Thailand untuk merebut medali emas.

Jumat, 02 September 2011

Beginilah Perbedaan Nasib Veteran RI dan Veteran Amerika


Beberapa waktu lalu kita baru saja memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 66, kemerdekaan bagi kita sang penerus bangsa memanglah sangat berarti, namun benarkah kita sudah benar-benar merdeka? Ingatkah kita dengan para pejuang yang telah berdarah-darah dan berlinang air mata hanya untuk kita sanga penerus bangsa yang mereka kira akan lebih baik dari jaman kolonialisme dahulu.


Sayangnya cita-cita tersebut sepertinya belum kesampaian.. lihatlah sekarang.. Arrrghhh... STOP! apasih.com kali ini bukan mau bicarakan kesusahan kita melulu, tapi kali ini apasih.com mau memperjuangkan sedikit tentang veteran RI dimasa kini, paling tidak kita tau. kita bandingkan dengan veteran perang di Amerika sperti dibawah ini.

Veteran Amerika

Mereka diberikan tempat yang layak untuk menghabiskan sisa hari tua

Bandingkan dengan Veteran di Indonesia

menunggu detik-detik terakhir rumah mereka disita/digusur. lalu mereka mau tinggal dimana?

Kamis, 25 Agustus 2011

Fakta dan Pertanyaan yang bikin kita terdiam 1000 bahasa (Wajib Baca!)


Simpan Ini click CTRL+D

A.Taukah kamu doa dari ibu adalah yang utama untuk mendapatkan cita-cita ??!!

B. Amarah seorang ayah tak pelak hanya untuk kebaikan kita.

C. Kapan terakhir kali ibu memandikanmu?

Rabu, 24 Agustus 2011

10 Pintu Terbesar yang Dimasuki Setan


Pintu-pintu tersebut tidak bisa terjaga kecuali jika seseorang mengetahui pintu-pintu tadi. Setan tidak bisa terusir dari pintu tersebut kecuali jika seseorang mengetahui cara setan memasukinya. Cara setan untuk masuk dan apa saja pintu-pintu tadi adalah sifat seorang hamba dan jumlahnya amatlah banyak. Pada saat ini kami akan menunjukkan pintu-pintu tersebut yang merupakan pintu terbesar yang setan biasa memasukinya. Semoga Allah memberikan kita pemahaman dalam permasalah ini.
Pintu pertama:
Ini adalah pintu terbesar yang akan dimasuki setan yaitu hasad (dengki) dan tamak. Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu, ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan. Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad, setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar. 

7 Sifat Positif Setan Yang Patut di Tiru


Setan dan manusia memang pada dasarnya 2 makhluk yang berbeda dan saling bermusuhan. Manusia pada umumnya pasti benci kepada setan karena sifat jahatnya. Namun, di sifat-sifat jahat ini ternyata ada beberapa sifat setan yang patut di tiru.

Mari kita intip beberapa sifat setan yang bisa kita tiru.

Senin, 15 Agustus 2011

Tips Bulan Ramadhan


Tips Bulan Ramadhan. RamadhanMarhaban Ya Ramadhan, setahun telah berlalu dan kini dengan segala puji bagi Allah SWT kita telah dipertemukan lagi dengan bulan yang penuh rahmat, berkah dan ampunan. Ramadhan bulan yang berladang pahala yang di dalamnya terdapat Lailatul Qadar, dengan kewajiban kita menjalankan ibadah di dalamnya sehingga tidak boleh menjadikan bermalas-malasan karena menahan hawa nafsu, menahan lapar dan haus, sehingga merasa kurang bersemangat dalam kegiatan sehari-hari, tetapi tetaplah untuk konsisten seperti biasanya.

Berikut ini beberapa Tips Bulan Ramadhan yang semoga bisa menjadikan kita istiqomah dalam mengisi kegiatan sehari-hari di bulan Ramadhan 1431 H.


Waktu Sahur
1. Sahur menjelang sholat shubuh. Usahakan sebelumnya tilawah Qur'an
2. Sepuluh menit sebelum adzan bersiap-siap menghentikan makan

Menjelang Shubuh
3. Fokuskan diri untuk mempersiapkan shalat Shubuh

Setelah Shubuh
4. Hirup udara pagi dan syukuri nikmatnya
5. Luangkan waktu untuk mendengar ceramah
6. Olah raga sedikit dengan meremaskan jari atau memutar pundak
7. Jangan tidur lagi
8. Tadarus Al Qur'an
9. Siap menunaikan tugas harian dalam keadaan fresh

Selama perjalanan dan di tempat kerja
10. Baca basmalah
11. Bersedekah dengan senyuman pada teman
12. Jangan lepaskan hati dari dzikrullah, karena itu akan menentramkan hati kita
13. Azamkan dengan kuat bahwa pekerjaan yang dilakukan adalah jihad fisabilillah
14. Jaga lisan, telinga dan mata dengan memfungsikannya pada hal-hal yang mendapat ridlo Allah.
15. Ajak beberapa sahabat untuk menjadi pengingat ketika kita lupa
16. Apabila emosi tidak terkendali, segera berwudhu dan perbanyak tadarus
17. Selalu ingat bahwa bulan Ramadhan bukan bulan malas-malasan.

Saat Buka Puasa
18. Segeralah berbuka bila telah tiba waktunya
19. Sempurnakan kewajiban berbuka dengan Shalat Magrib berjamaah
20. Setelah sholat Isya’ dan Tarawih, sempatkan untuk Tadarus Al Qur'an

Menjelang Tidur
21. Usahakan tidur paling malam jam 23.00
22. Tidur dengan adab yang benar

Bersikap Efektif dan Effisien
23. Minta tolonglah dengan perkataan yang baik
24. Apabila Anda hendak menyuruh orang lain, suruhlah dengan sewajarnya
25. Mudahkanlah pekerjaan orang lain
26. Buatlah orang merasa bergembira, niscaya Anda akan lebih kreatif
27. Jangan beri peluang bagi kegiatan yang tidak bermanfaat
28. Apabila emosi tidak terkendali, segera berwudhu dan perbanyak tadarus
29. Lakukanlah hal-hal sederhana yang bermanfaat
30. Perbanyak silaturahmi
31. Jangan terlalu mengingat amal baik Anda, tapi ingatlah amal baik orang lain.
32. Ingatlah hal buruk yang pernah kita perbuat, sehinnga kita menyesal
33. Syukuri apa yang telah diraih, walaupun sedikit

sumber: http://www.mypepito.info/2010/08/tips-bulan-ramadhan.html

Jumat, 12 Agustus 2011

Renungan Bagi Para Suami!! Betapa Susah Menjadi Istri Begini Salah Begitu Salah


Betapa susah jadi seorang istri yang bisa ideal menurut pandangan pria, sudah berusaha lebih baikpun seringkali dianggap keliru, lantas apa yang perlu dilakukan para istri. Lihatlah beberapa ungkapan para wanita dibawah ini:
Kalau dia diam, kita menuduhnya berakal kosong sehingga tidak ada yang dapat dia katakan. Sedang kalau dia berbicara kita memakinya dengan cerewet. Dia lupa bahwa tugas istri adalah menenangkan pikiran suami yang sudah demikian letih dengan aneka problem dan beban.
Serba salah jadi seorang istri, seringkali apapun yang dilakukan tetap saja menuai kritikan suami
Serba salah jadi seorang istri, seringkali apapun yang dilakukan tetap saja menuai kritikan suami
Kalau dia keluar rumah, kita menilainya tidak betah di rumah, mengabaikan urusan anak-anaknya dan membiarkan mereka dididik oleh pembantu. Sedang kalau dia mengurung dirinya di dalam rumah kita berkata bahwa dia enggan menambah wawasannya melalui pertemuan dengan orang lain atau malas menambah pengetahuannya menyangkut apa yang terjadi di luar batas rumah.
Kalau ia tidak bertanya tentang ihwal pekerjaan suaminya, kita menilainya sebagai perempuan yang tidak memiliki arti, tidak dapat meningkat bersama suaminya menuju masa depan, dan tidak juga berusaha untuk berbagi kesulitan dengan suaminya. Sedang bila ia menanyakan ihwal pekerjaan suaminya, maka kita berkata bahwa dia ingin mencampuri segala urusan suaminya.
Kalau dia sayang ibunya dan menggunakan setiap kesempatan untuk mengunjunginya, maka kita menilainya masih kekanak-kanakan; berlari menuju ibu untuk meminta saran buat setiap langkah yang diayunkannya. Sedang bila ia mengurangi kunjungannya kepada ibunya, ia dinilai perempuan yang angkuh yang enggan meraih manfaat dari pengalaman ibunya.
Kalau dia berbicara tentang politik, kita berkata bahwa dia ingin memamerkan pengatahuannya. Sedang kalau dia berbicara menyangkut tetangga, kita berkata bahwa dia seorang yang sempit wawasannya, yang tidak memerhatikan kecuali persoalan yang remeh. Kalau dia berbicara tentang cinta, ia dinilai sebagai wanita picik yang menduga bahwa dunia hanyalah cinta dan asmara.
Kalau dia mengabaikan pakaiannaya, kita menilainya perempuan bodoh yang menduga bahwa tujuan kerapian adalah memancing suami bukan untuk mempertahankannya. Tetapi bila dia memerhatikan pakaiannya kita menuduhnya masih remaja dn bahwa dia lupa bahwa suaminya membeli untuknya pakaian melalui keringat, darah dan stres yang dialaminya.
Kalau dia meminta kepada suaminya agar diajak ke pesta, kita menuduhnya sangat egois dan lupa bahwa suaminya butuh istirahat setelah bekerja keras. Sedang kalau dia mengusulkan kepada suaminya agar tetap berada dirumah, kita menuduhnya sebagai pencemburu yang memenjarakan suami di rumah dan menghalanginya menghirup udara segar.
Wahai para suami, cobalah mengerti kami!!

Minggu, 07 Agustus 2011

Bagaimana Seorang Koruptor Terhalang Masuk di Pintu Surga


Dalam kitab Shahih Muslim, sahabat Abu Umamah al-Bahili RA meriwayatkan hadis bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang merampas hak seorang Muslim dengan sumpahnya, Allah akan menetapkan dia masuk neraka dan mengharamkannya masuk surga.” Seorang sahabat kemudian bertanya, “Meskipun yang dirampas itu sesuatu yang kecil, wahai Rasulullah?” Nabi SAW menjawab, “Meskipun hanya sebatang kayu arak.”
pintu surga
Kayu arak adalah kayu yang biasa dipakai untuk bersiwak (gosok gigi), dan bagi orang Arab waktu itu, kayu arak adalah sesuatu yang nilainya sangat rendah. Ini artinya seseorang yang merampas hak orang lain atau mengambil harta secara tidak sah kendati nilai harta itu sangat rendah, di akhirat nanti ia akan dimasukkan ke dalam neraka dan diharamkan masuk surga. Apabila mengambil harta orang lain dengan cara yang tidak sah satu rupiah saja, Allah akan mengharamkan yang bersangkutan masuk surga, apalagi apabila yang diambil itu miliaran bahkan triliunan rupiah.
Dalam hadis ini, Nabi SAW memang menyebutkan dua hal dalam perampasan itu. Pertama, harta milik Muslim. Dan kedua, merampasnya dengan menggunakan sumpah. Hal ini karena //sabab wurud (background) dari hadis tadi adalah ada dua orang Muslim, masing-masing dari Hadramaut dan Kindah di Yaman yang bersengketa atas sebidang tanah. Orang yang dari Hadramaut berkata, “Wahai Rasulullah, orang Kindah ini merampas tanah warisan dari ayah saya.” Sementara orang yang dari Kindah mengaku bahwa tanah itu adalah miliknya, orang Hadramaut tadi tidak punya hak atas tanah itu. Ketika Nabi SAW menanyakan bukti kepemilikan atas tanah itu kepada orang Hadramaut, dia menjawab tidak punya maka nabi mempersilakan orang Kindah tadi untuk bersumpah.
Orang Hadramaut tadi lalu berkata, “Wahai Rasulullah, orang itu curang, dia tidak peduli dengan sumpahnya, dia juga tidak menjaga diri dari perbuatan haram.” Nabi SAW menjawab, “Bagi kamu tidak ada cara lain kecuali itu tadi. Nabi kemudian menyumpah orang Kindah tadi dan bersabda seperti hadis di atas. Dalam sebuah riwayat, Nabi SAW mengatakan, “Siapa yang merampas tanah dengan cara zalim maka di akhirat nanti Allah akan memurkainya.”
Perbedaan versi redaksi hadis dapat disebabkan oleh perbedaan redaksi yang diucapkan oleh para sahabat. Sementara substansinya adalah sama. Karena itu, seperti halnya ayat Alquran saling menjelaskan, begitu pula hadis satu menjelaskan hadis yang lainnya. Kendati dalam hadis itu disebutkan yang dirampas hartanya itu adalah orang Islam, harta yang dirampas berupa tanah, dan cara merampasnya dengan sumpah palsu, hal itu hanyalah kasus yang melatarbelakangi timbulnya hadis tersebut, bukan merupakan syarat.
Dari hadis tersebut, dapat disimpulkan bahwa orang yang mengambil harta orang lain dengan cara yang tidak halal meskipun hanya satu rupiah, Allah akan mengharamkannya masuk surga. Mudah-mudahan hadis ini dapat mengingatkan kita agar tidak melakukan perbuatan yang menghalangi kita masuk surga.
Secara substansi tindakan korupsi sama dengan merampas harta orang lain dalam hal ini rakyat, karena uang negara berasal dari rakyat dan untuk rakyat, perbuatan manipulatif yang dilakukan oleh para koruptor tak ubahnya sama yang dilakukan oleh para perampok dan maling, hanya saja kemasan yang mereka gunakan begitu sangat rapi dan menawan karena tingkat intelektual yang dimiliki lebih tinggi (Kejahatan kerah putih) sehingga bahasa yang digunakan sebagai pembenaranpun dimengerti oleh masyarakat luas sebagai hal yang maklum dilakukan. Tapi intinya sama saja maling dan merampas uang rakyat.
Semoga saja kita semua dijauhkan dari hal dan perilaku seperti ini, walau sedikit harta yang kita dapatkan adalah berkah dan bukan mengambil hak dari orang lain dengan cara dan bahasa sehalus apapun yang tidak dibenarkan oleh agama.
(Sumber)

Sia-Sia Puasa Kita!! Sebuah Renungan Ramadhan Bagi Muslim


Ketika ramadhan bersua, maka boleh jadi semua muslim di dunia menyambutnya dengan gembira. Karena bulan ini bukan saja bulan di mana segala amal ibadah menjadi dilipat gandakan balasannya (baca: pahala), meskipun bagi saya yang terpenting bukan pahalanya, tapi bulan di mana setiap muslim tak peduli status sosialnya harus sama-sama menjalankan dengan khusyuk dan menahan diri dari segala perbuatan-perbuatan tercela, karena seperti kata ustadz-ustadz yang pernah saya dengar ceramahnya mengatakan bahwa puasa termasuk puasa ramadhan harus menjadi perisai agar yang melaksanakan boleh terlepas dan terlindungi dari segala maksud-maksud perbuatan tak terpuji, sehingga mampu mencapai predikat taqwa sebagaimana target dari perintah ibadah puasa itu sendiri.
Mereka tidak tau kapan waktu tiba bisa mengatasi rasa lapar, sementara kita yang puasa mengerti kapan tiba saat berbuka
Mereka tidak tau kapan waktu tiba bisa mengatasi rasa lapar, sementara kita yang puasa mengerti kapan tiba saat berbuka
Saking meriahnya sambutan terhadap bulan ini, maka geliatnya terasa bahkan seminggu sebelum puasa berjalan. Mulai dari stasiun TV yang beralih acara agak islami-islami dikit, masjid-masjid yang dibenahi agar tampak indah dan sedap dipandang, karena maklum pada bulan ini masjid dipastikan bakalan penuh, meskipun cuma dalam hitungan beberapa minggu saja, pedagang di pasar-pasar yang kebanjiran pembeli, pasar juadah yang bermunculan, sampai percetakan yang kebanjiran orderan spanduk dan baliho ucapan selamat berpuasa, jadwal imsakiyah dan sebagainya, apalagi di daerah yang kebetulan bakal melaksanakan pemilihan kepala daerah pasca puasa nanti.
Karena saya bukan ustadz dan ahli agama, maka dalam tulisan ini saya tidak mengomentari macam-macam tentang hikmah puasa ramadhan, apalagi tentang banyaknya keutamaan berpuasa, manfaat berpuasa dan sebagainya, tapi betul-betul sekedar menulis tentang fenomena sosial yang tampak saja jika ramadhan tiba.
Semua tampak serba religius ketika ramadhan tiba, karena memang di bulan ini selain ibadah puasa, maka selalu beriringan dengan intensitas peningkatan ibadah-ibadah yang lain pula, tentunya dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan ketaqwaan.
Coba kita renungkan makna sesungguhnya kita melakukan puasa
Coba kita renungkan makna sesungguhnya kita melakukan puasa
Maka di bulan ini dapat dipastikan angka orang yang membayar zakat cukup tinggi, orang yang berubah dermawan kemudian beramal memberi makan kaum fakir-miskin juga tinggi, acara pengajian tadarusan bersama juga naik drastis. Karena seperti kata ustadz bahwa fungsi puasa juga bukan sekedar menahan haus dan lapar, sebab dengan haus dan lapar itulah seharusnya mengingatkan kaum yang jarang merasakan haus dan lapar untuk ingat kepada kaum yang sering merasakan haus dan lapar.
Sederhananya, bulan ini juga merupakan ajang bagi manusia-manusia yang kebetulan ‘berpunya’ agar tidak ‘pelit’ harta buat berbagi dan mempunyai rasa kepedulian terhadap saudaranya yang miskin. Makanya, seringkali dalam tiap ceramah agama yang sering saya dengar, selalu terungkap hendaknya puasa boleh jadi menyadarkan orang-orang kaya agar tersentuh nuraninya, yaaah…untuk lebih giat beramal-lah, sekali-sekali belajar berzakat, bershadaqah dan berinfaq terlebih-lebih kepada kaum fakir-miskin dan anak-anak yatim yang berada di sekelilingnya.
Sebagai bulan penempaan diri yang bukan saja mengajarkan ibadah ritual tapi juga ibadah sosial, maka seharusnya di bulan ini jangan dijadikan ajang pamer kemewahan dan parade kesombongan. Kenapa saya katakan demikian, karena terkadang saking salah kaprahnya menyambut dan menjalani puasa ramadhan sampai menyambut idul fitri nanti, maka ada sebagian manusia-manusia “berada” tersebut, malah melakukan agenda pamer kemewahan dan parade kesombongan itu.
Seperti mengunjungi dengan niatan menyantuni orang fakir-miskin dan anak yatim, tapi dengan berpakaian yang bermewah-mewahan dan berlebihan, kalau perlu semua perhiasan digunakan, semua pakaian necis dipakai, trus makan sahur dan berbuka dengan mubazir, nanti menjelang idul fitri pesta belanja dan sebagainya.
Selanjutnya kegiatan-kegiatan penyantunan itu cuma sekadar mempertontonkan simbol-simbol relijiusitas agar semata-mata dibilang “dermawan” di mata manusia, yaah seperti jika membantu orang miskin dan anak yatim piatu mesti diliput televisi dan media massa, seakan-akan udah paling shaleh sendiri. Banyak fenomena seperti ini yang tampak berjubel selama ramadhan, trus pasca ramadhan, semua itu lenyap tak berbekas seperti melukis di atas air.
Inilah beda antara puasa “sebagian kaum kaya borjuis” dengan puasa kaum miskin, kalau puasa “sebagian kaum kaya borjuis,” biasanya bekas dan betahnya cuma sebulan, trus selama sebulan itu dijadikan ajang unjuk gigi pamer segala kekayaan itu. Artinya, ternyata puasa itu sudah berubah dan turun status menjadi simbol kemapanan ekonomi belaka. Haus dan laparnya tak menyisakan pembelajaran apa-apa selain haus dan lapar selama sebulan itu.
Kemudian kalau kaum miskin, pada ramadhan ini, terkadang belum tentu juga dapat berpuasa full, karena biasanya mereka harus membanting tenaga jauh lebih keras dan mungkin menganggap dari ramadhan ke ramadhan adalah sesuatu yang biasa saja dan sudah sering mereka hadapi, karena yaa…haus dan laparnya hampir sama saja tiap hari, yang beda mungkin banyaknya orang memberi sedekah, itu saja! Dan…pasca idul fitri nanti yaaa haus dan lapaaar lagi, bahkan mungkin lebih parah haus dan laparnya!
Meskipun sudah berkali-kali diungkapkan, bahwa secara makna berpuasa mestinya menyadarkan kita akan rasa haus dan lapar yang justru tiap hari dialami kalangan fakir miskin, dan sebenarnya pada bulan ini adalah ajang melatih diri untuk menjalani apa yang sama dirasakan kaum fakir-miskin yang serba kekurangan, serta untuk mengembangkan sikap empati dan simpati terhadap derita rakyat miskin. Tapi faktanya tidak demikian memang.
So…alangkah menjadi lebih menarik seandainya semua elemen masyarakat termasuk pemerintah mendiskusikan bagaimana caranya mengkampanyekan agar momentum ramadhan dapat menjadi starting upaya memberdayakan kaum fakir-miskin yang termarjinalkan.
Karena kaum fakir-miskin hadir bukan semata-mata karena takdir, tapi karena ternyata kekuasaan, kebijakan dan kekuasaan modal yang justru semakin memiskinkan, melanggengkan kemiskinan, tidak memberikan akses yang membebaskan dan tidak memihak kepada kaum miskin.
Untuk menghayati penderitaan mereka itulah kita puasa.
Bagaimana kerontangnya kerongkongan tanpa disentuh air saat mendorong
gerobak sampah pemulung di panas terik. Bagaimana lemahnya tubuh disaat
tak dapat sepotong makanan pun sepanjang hari. Dan bisakah hati tidak
megeluh akan semua itu? Bisakah mulut tidak rewel dan cerewet menjalani
semua itu?
Bagaimana jika hal itu berlangsung lama?
Bagaimana jika waktu berbuka itu tidak ada? Yang biasanya sudah ditunggu
hidangan makanan indah bak buah-buahan dalam bayangan sorga? Bagaimana
jika ibadah puasa itu tanpa sahur? Yang tujuannya jelas-jelas
dipersiapkan sebagai energi cadangan untuk menjalani puasa di siang
hari? Lalu saat berbuka akhirnya juga dibayar sekian kali lipat?
Lalu kenapa saya, anda dan kita semua,
terutama para pengkotbah begitu gencarnya menyeru puasa itu wajib bagi
siapa saja? Termasuk mereka yang miskin papa?
Ya itu kan perintah Tuhan.
Perintah Tuhan?
Apakah Tuhan buta realitas?
Oh … kejam nian Tuhan jika demikian.
Jangan-jangan Tuhan mencibirkan manusia yang mengaku beriman dengan
berkacak pinggang dalam kotbah dan ceramah suci mulia. Tapi para
gelandangan tetap kelaparan dan tidur dalam tumpukan sampah. Sementara
kita kaum beriman menikmati apel, juice saat berbuka puasa. Yang kita
yakini sebagai kemenangan menahan nafsu di siang hari.
Bisakah kita merasa malu?
Malu bahwa puasa kita hanya omong kosong?
Puasa kita hanya semacam festival menunda selera pacu yang lebih ganas
menjelang waktu berbuka? Puasa manja yang tidak pernah kurang makan?
Puasa yang sudah dipersiapkan dengan makanan sahur agar tidak tumbang di
siang hari? Puasa yang kita elu-elukan secara kroyokan? Puasa yang
ibarat mobil ambulance lewat? Yang memaksa semua mobil lain minggir
karena mau lewat? Puasa yang memaksa dunia harus mengakui bahwa kita
lagi puasa sambil berteriak: “Jangan ganggu saya, saya lagi puasa.
Jangan makan dekat saya!”
Apakah artinya puasa Ramadhan bagi kaum
miskin papa yang sudah selalu puasa dalam banyak hal? Tidak seperti
kita orang beriman omong kosong yang cuma menahan haus lapar? Yang
dilakukan cuma karena takut ancaman Tuhan dan mengumbar pahala? Dan
lebih-lebih karena takut ancaman sosial karena dinilai sebagai orang
yang tidak bermoral dan tidak beriman?
(Sumber1)
(Sumber2)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...