Kamis, 28 Juli 2011

Ukuran Otak Manusia Tergantung Cahaya


Headline
INILAH.COM, Jakarta - Ukuran otak manusia ternyata tergantung tempat tinggalnya. Lintang tinggi atau lintang rendah.
Orang yang tinggal mendekati kutub utara atau selatan, punya otak berukuran lebih besar. Tapi ini tidak ada hubungannya dengan kecerdasan. Otak mereka berukuran lebih besar karena mereka tinggal di daerah yang tidak banyak terdapat cahaya.
Otak berkembang seiring dengan mata mereka yang senantiasa terbuka lebar. Mata orang yang tinggal di daerah sekitar kutub beradaptasi dengan dengan cara melebar, karena cahaya di kawasan itu remang-remang.
Eiluned Pearce dari Oxford University's School of Anthropology, menjelaskan, "Semakin jauh dari ekuator, cahaya matahari semakin sedikit, jadi mata mereka berkembang semakin besar. Sehingga, otak mereka juga jadi lebih besar untuk menangani input visual lebih banyak,” seperti dikutip dari The Sun.
Studi yang dipublikasikan di jurnal Royal Society Biology Letters, juga menyebutkan, otak orang yang tinggal di Inggris rata-rata berukuran 26 mililiter, sementara orang yang tinggal dekat ekuator 22 mililiter. [mor]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...